
Teluk Kuantan (merahputihterkini.com) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau akan mensukseskan pesta seni budaya pacu jalur nasional secara optimal untuk mendatangkan wisatawan nasional dan internasional 2026.
Festival Pacu Jalur Nasional (FPJ-N) yang sudah viral akan terus ditingkatkan, sehingga tahun 2026 lebih memukau penonton seluruh dunia.

Plt Bupati Kuansing Mukhlisin, Ahad, memaparkan, jalur yang digunakan untuk festival itu didesain khusus misalnya panjang, model, kekuatan dan seni warna warni bahkan prosesi pelepasan jalur di Tepian Narosa.
Itu semua menggambarkan bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi memiliki daya seni yang penuh kreativitas dan dapat menjadi dokumen sejarah dunia.
"Pesta seni pada saat festival 19-24 Agustus 2026 dikemas dengan serentetan acara seni budaya lokal seperti tari, lagu, musik yang bernilai tinggi," katanya. Senin (3/8).
Bahkan, masyarakat diberikan kesempatan untuk memaksimalkan usaha kecil dengan beragam hasil karya bernilai tinggi pada saat festival berlangsung.
Seperti akan ada makanan, minuman khas khusus yang memiliki ciri, rasa berbeda dengan daerah lain. Kerajinan khas batik, hasil karya reflika jalur, sablon nama dan sebagainya.
Itu semua akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat dan menunjukan bahwa Kuansing memiliki aset berharga.
"Semua itu akan membuat tamu, penonton yang hadir di Kuansing terpukau, bahkan menjadikan hasil karya menjadi oleh - oleh," ujarnya.

Plt Bupati Kuansing Mukhlisin dan Pj Sekda Muradi mengajak seluruh lapisan masyarakat memeriahkan festival, mendukung suksesnya semua rentetan acara pesta seni budaya.
Menariknya, wisatawan manca negara dapat memvidiokan, memviralkan seluruh iven seni budaya yang unik kepada dunia luas.
Dalam berbagai kesempatan Mukhlisin menyebutkan, Kuansing juga akan menyiapkan, menyuguhkan sejumlah objek wisatawan lokal yang luar biasa indah, nyaman dan aman untuk dikunjungi oleh wisawatan.
Seperti, air terjun tujuh tingkat, danau kebun nooi, danau kari, pemandian air panas dan bahkan objek wisata religi masjid, rumah ibadah yang sudah berumur ratusan tahun.
Wisata religi ke makam ulama - besar seperti makam Syeikh Ahmad Bunda, Syeikh Soleh, Syeikh Al Azhar, Syeikh Muhamad Hadi (Salah satu Mufthi Indragiri), Buya Makrifat Mardjani (Pendiri Riau).
"Mari kunjungi, agar memahami dan info menarik tentang aset daerah Kuansing," pintanya.
Bahkan beberapa objek wisata alam seperti hutan kota, taman yang indah, Desa Wisata di Sentajo, Perguruan silat khas Kuansing seperti sikat PENGIAN, silat bertuah dan semua bernilai sejarah yang tinggi.

Para wisatawan dapat mengunjungi objek - objek wisata menarik tersebut dan memviralkan nya ke seluruh dunia.
Sehingga, seluruh wisatawan, tamu yang hadir di "Kota Wisata Jalur" akan merasa puas dan akan selalu datang ke Kuansing yang memiliki beragam seni, adat, tradisi unik menarik.
Untuk diketahui, masyarakat Kuansing dengan keramahan, adap akan menyambut para wisatawan lokal, nasional dan dunia dengan baik.
Biasanya, masyarakat Kuansing di Perantauan, di berbagai daerah, provinsi dan bahkan di luar negari akan pulang kampung halaman pada saat pesta seni budaya tahun digelar.(adv/diskom)