Dinilai Pemborosan Makanan, SD IT Andalus Pekanbaru Hentikan Menerimaan MBG.

Kamis, 20 Agustus 2026

PEKANBARU - MERAHPUTIHTERKINI.COM - SD IT An Andalus yang beralamat jalan Karyawan Kota  Pekanbaru Riau memutuskan untuk menghentikan penerimaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)  dari penyedia/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dimulai pada tanggal 24 Agustus  
2026, Hal ini dilakukan setelah mengevaluasi pelaksanaan MBG yang dinilai terjadi banyak  pemborosan makanan di sekolah.

"Mulai 24 Agustus 2026 kedepan, Sekolah An Andalus menghentikan menerima MPG lagi, karna  dinilai banyak terjadi pemborosan makanan. jadi kita tidak menerima lagi,"terang Kepala  Sekolah SD IT An Andalus, Hajarol Siregar. dalam surat edaranya, Kamis, (20/8) di  Pekanbaru.

Hajarol menjelaskan, Setelah melalui proses evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di sekolah,  termasuk memperhatikan tingkat penerimaan peserta didik terhadap menu yang disediakan  serta masukan dari anak-anak dan pihak sekolah, pihaknya menemukan bahwa terdapat sejumlah  menu yang kurang sesuai dengan selera peserta didik. Hal tersebut menyebabkan sebagian  makanan tidak dapat dihabiskan dan berpotensi menimbulkan pemborosan makanan.

"Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pihak sekolah telah memutuskan untuk menghentikan  penerimaan MBG dari penyedia/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini  bekerja sama dengan sekolah,"jelas Hajarol.

Lanjut Hajarol, Sebagai lembaga pendidikan yang juga berupaya menanamkan nilai syukur,  menghargai makanan, hidup sehat, dan tidak menyia-nyiakan makanan, kondisi tersebut  menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pihak sekolah. sehinga pilihan tepat yaitu  menghentikan penerimaan MBG.

"Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi pelaksanaan program di sekolah dan bukan merupakan bentuk penolakan terhadap tujuan maupun program Makanan Bergizi Gratis. Sekolah tetap mendukung upaya pemenuhan gizi yang baik bagi peserta didik dan akan terus berupaya memberikan edukasi serta pembiasaan pola hidup sehat kepada seluruh siswa,"tegasnya.

Tambah Hajarol, pihaknya mengharapkan kedepan dukungan dan kerja sama Ayah/Bunda di sekolah untuk tetap memperhatikan kebutuhan gizi putra-putri di rumah sebagaimana seperti biasanya.

"Termasuk memastikan anak mendapatkan makanan yang cukup, bergizi, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhannya,"kata Hajarol seraya menutupi.(rd/rls)