Rokan Hulu Kobarkan Semangat Patriotisme: Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Sukses Digelar dengan Nuansa Kebudayaan

Kamis, 29 Oktober 2026

Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu mendadak bergemuruh dan dipenuhi semangat kebangsaan pada Rabu (28/10/2026). Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tingkat Kabupaten Rokan Hulu berlangsung sangat meriah, khidmat, sekaligus membakar jiwa nasionalisme para peserta yang hadir.

?Kemeriahan acara ini sudah terasa sejak awal melalui persembahan teaterikal yang emosional dan menusuk hati berjudul "Sumpah yang Terluka" oleh Sanggar Lenggok Media, yang kemudian disusul oleh berbagai penampilan inspiratif lainnya.

?Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Bupati Anton mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu padu memajukan daerah dan bangsa demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

?Suasana semakin sakral saat teks Sumpah Pemuda dibacakan oleh perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama rombongan pelajar. Kehadiran para pelajar yang mengenakan busana adat Nusantara—mulai dari Sabang sampai Merauke—menjadi simbol kuat persatuan dalam keberagaman yang merefleksikan kembali semangat juang para pendiri bangsa.

?Turut hadir mendampingi jalannya upacara tersebut Wakil Bupati Rohul H. Syafruddin Poti, SH, MM, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj. Sekda Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas), serta ratusan mahasiswa dan pelajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

?Dalam pidatonya, Bupati Rohul membacakan amanat resmi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia. Poin penting yang digarisbawahi adalah bahwa 98 tahun yang lalu, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan janji suci yang menyatukan perbedaan dan melahirkan tekad bulat sebagai satu bangsa, Indonesia.

?Menpora menekankan bahwa membangun Indonesia yang maju bukan sekadar membangun gedung tinggi, teknologi canggih, atau mengejar kekayaan material semata.

Kemajuan sejati dimulai dari manusia dan karakternya, yang berlandaskan pada tiga pilar utama:
?Patriotik: Mencintai Indonesia bukan sekadar lewat kata-kata, melainkan melalui pengabdian dan tindakan nyata.
?Gigih: Pantang menyerah menghadapi kesulitan, bangkit dari kegagalan, dan terus berjuang memberikan yang terbaik.
?Berempati: Memiliki nurani dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, sebab patriotisme tanpa kepedulian dan kemajuan tanpa kemanusiaan akan kehilangan makna sejati.

?"Bermimpilah setinggi langit, bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati... Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, melainkan sesuatu yang sedang kita bangun bersama."
?
?Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Rokan Hulu, rangkaian upacara ditutup dengan prosesi penyerahan piagam dan penghargaan bagi para pemenang lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini.

?Melalui momentum ini, Kabupaten Rokan Hulu membuktikan komitmennya untuk terus melahirkan generasi muda yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, serta berempati dalam kemanusiaan.