
GALERI DPRD PEKANBARU - 10 November 2025
PEKANBARU – merahputihterkini.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza menyerap aspirasi masyarakat di Perumahan Indah Perdana Lestari RT 01 RW 14, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Minggu (9/11).
Achmad Faisal Reza kembali turun menjumpai konstituen ke dapilnya, Tuah Madani-Binawidya dalam agenda reses masa sidang kesatu tahun 2025/2026.
Warga RW 14 Perumahan Indah Perdana Lestari (IPL) menyampaikan keluhan mengenai pembangunan yang belum rampung, seperti gedung serbaguna yang terbengkalai.
"Kami berharap pembangunan yang sempat terhenti seperti gedung serbaguna bisa dilanjutkan agar bisa dipergunakan sebagai posyandu. Kami berharap kedatangan Pak Reza dalam agenda reses ini bisa membantu dan mencari solusi atas permasalahan di lingkungan kami,”ujar Reki.
Warga lainnya, Alizwar, mengadukan kondisi jalan poros dan jalan di blok perumahan IPL yang mulai rusak parah dengan panjang sekitar 350 meter.
“Mohon agar jalan di lingkungan kami dapat segera diperbaiki sebelum semakin hancur dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Parit-parit juga perlu menjadi perhatian,” pinta Alizwar.
Selain infrastruktur, aspirasi lainnya mengenai kebutuhan posyandu yang masih kekurangan sarana dan prasarana, seperti meja dan peralatan pendukung kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Demokrat Achmad Faisal Reza menyampaikan apresiasi atas masukan dan aspirasi warga yang telah disampaikan secara langsung dalam kegiatan reses.
“Semua usulan warga sudah kami catat dan akan kami perjuangkan. Kami siap menindaklanjuti dan memperjuangkan setiap aspirasi agar bisa terealisasi,” tegas Faisal Reza.
Politisi muda ini menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi, terutama di sektor infrastruktur salah satunya kelanjutan pembangunan gedung serbaguna yang digunakan sebagai posyandu.
"Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan nantinya hasil reses ini akan kami bawa dalam rapat pembahasan bersama pemerintah kota agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan,” tutup Faisal Reza.
Tempat terpisah, Achmad Faisal Reza disambut hangat oleh warga RW 07 yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan di lingkungan mereka. Salah seorang warga, Subono, mengadukan terkait kondisi jalan di beberapa blok perumahan yang masih belum tersentuh semenisasi jalan.
“Kami sudah berkali-kali ajukan lewat musrenbang, tapi sampai sekarang belum juga dikerjakan. Kami berharap melalui Reses Pak Reza ini permintaan semenisasi jalan bisa diperjuangkan dan direalisasikan,” ujar Subono.
Menanggapi aspirasi tersebut, Achmad Faisal Reza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini sedang berupaya menyelesaikan beban hutang tunda bayar dari tahun 2017 hingga 2024 yang mencapai Rp467 miliar. Tunda bayar ditargetkan tahun ini bisa selesai. Meski begitu, perbaikan jalan dan penanganan banjir tetap menjadi prioritas Pemko Pekanbaru tahun ini,? sebut Faisal Reza.Politisi muda menambahkan, jika tunda bayar telah diselesaikan, maka tahun 2026 diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Pekanbaru.
“Insya Allah, tahun 2026 infrastruktur pembangunan bisa kembali berjalan maksimal. Yang jelas, usulan warga sudah kami catat dan akan kami sampaikan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Achmad Faisal Reza juga mendapat pertanyaan dari warga tentang program Rp100 juta per RW yang dijanjikan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Mereka berharap anggaran tersebut dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas publik yang selama ini belum tersentuh, seperti gedung posyandu.
“Tadi ada yang bertanya soal program Rp 100 juta per RW. Warga berharap program pemerintah kota ini benar-benar terealisasi. Tinggal bagaimana RT RW bisa berkoordinasi warga setempat apa yang menjadi kebutuhan mendesak dan prioritas agar program ini tepat sasaran dan tepat guna,” jelasnya. (Galeri Foto)