Daerah

Jelang Pacu Jalur 2026, Gerak Cepat Camat dan Puskesmas Untuk Cek Kesehatan Gratis Pada Anak Pacu.

KUANTAN SINGINGI – MERAHPUTIHTERKINI.COM -  Menjelang Pacu Jalur Tingkat Nasional 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah bersama Puskesmas Kari bergerak cepat mempersiapkan para anak pacu. Salah satu langkahnya adalah memastikan seluruh anak pacu dalam kondisi sehat dan layak bertanding.

Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, secara resmi mengimbau seluruh Kepala Desa dan Pj Kepala Desa se-Kenegerian Kari agar mengikutsertakan anak pacu dalam pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal yang ditetapkan Puskesmas Kari.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi Puskesmas Kari kepada Camat Kuantan Tengah, menindaklanjuti arahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuansing.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti anak pacu sakit bahkan meninggal dunia saat bertanding di event Pacu Jalur 2026.

*Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Anak Pacu di Puskesmas Kari:
1. Kamis, 6 Agustus 2026: Desa Pulau Banjar dan Desa Pulau Godang
2. Jumat, 7 Agustus 2026: Desa Koto Kari
3. Sabtu, 8 Agustus 2026: Desa Pintu Gobang
4. Senin, 10 Agustus 2026: Desa Bandar Alai dan Desa Sitorajo
5. Selasa, 11 Agustus 2026: Desa Jake

Camat Eka Putra juga meminta setiap desa mengumpulkan data anak pacu meliputi Nama, NIK, Tempat Tanggal Lahir, dan Nomor HP paling lambat 4 Juli 2026 dan diserahkan ke Puskesmas Kari.

Pemerintah kecamatan menetapkan usia anak pacu diupayakan kurang dari 50 tahun dan wajib memiliki BPJS Kesehatan. Untuk usia di atas 50 tahun akan menjadi perhatian khusus. Sementara yang belum memiliki BPJS agar diusulkan melalui desa atau mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri.

"Mengarahkan seluruh anak pacu untuk hadir melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kari sesuai jadwal desa masing-masing," ujar Eka Putra. Senin (3/8) di Kuansing.

Ia menegaskan Pacu Jalur adalah event kebanggaan dan event nasional. "Kita tidak mau ada kejadian yang tidak kita inginkan. Maka saya minta seluruh Kades di Kenegerian Kari proaktif menyampaikan dan memastikan anak pacunya ikut cek kesehatan,” tegasnya.

Pihak Puskesmas Kari menegaskan pemeriksaan ini gratis. Kegiatan ini merupakan upaya preventif agar seluruh anak pacu tampil maksimal, sehat, dan aman saat bertanding di Pacu Jalur Nasional 2026.

Asas kekeluargaan dan gotong royong kembali dikedepankan demi suksesnya Pacu Jalur sebagai warisan budaya sekaligus event wisata nasional di Kuansing.

Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah bersama Puskesmas Kari bergerak cepat melakukan persiapan. Salah satunya dengan memastikan seluruh anak pacu dalam kondisi sehat dan siap bertanding.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti anak pacu sakit bahkan meninggal dunia saat bertanding di event Pacu Jalur 2026.

Camat Kuantan Tengah Eka Putra menyampaikan poin penting untuk semua pemerintahan Desa.
Setiap Kades diminta membantu mengumpulkan data anak pacu meliputi Nama, NIK, Tempat Tanggal Lahir, dan Nomor HP paling lambat 4 Juli 2026 dan diserahkan ke Puskesmas Kari.

Diupayakan usia anak pacu kurang dari 50 tahun dan wajib memiliki BPJS Kesehatan. Bagi yang usia di atas 50 tahun akan menjadi perhatian khusus. Sementara yang belum punya BPJS agar diusulkan melalui desa atau menjadi peserta BPJS mandiri.

"Mengarahkan seluruh anak pacu untuk hadir melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kari sesuai jadwal desa masing-masing," kata Camat Kuantan Tengah.

“Event Pacu Jalur ini event kebanggaan kita, event Nasional. Kita tidak mau ada kejadian yang tidak kita inginkan. Maka melalui himbauan ini saya minta seluruh Kades di Kenegerian Kari proaktif menyampaikan dan memastikan anak pacunya ikut cek kesehatan,” ujar Camat Eka Putra.

Pihak Puskesmas Kari menegaskan pemeriksaan ini gratis dan menjadi bagian dari upaya preventif agar seluruh anak pacu tampil maksimal, sehat dan aman saat bertanding di Pacu Jalur Nasional 2026 nanti.

Asas kekeluargaan dan gotong royong kembali dikedepankan demi suksesnya Pacu Jalur sebagai warisan budaya sekaligus event wisata Nasional di Kuansing.(adv/diskom)


[Ikuti Merahputihterkini.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar