ES TEBU LAWANG TUANKU, PILIHAN TANPA RAGU

IFTHOR JAMA’I ON THE ROAD BERSAMA FP2STI BERBAGI

     Berkumpul ataupun bersilaturahim adalah hal yang rutin dilakukan bagi kaum mukminin yang lagi melakukan ibadah puasa, terkhusus di Bulan Ramadhan 1444 H ini. Berbuka puasa bersama atau disebut Ifthor Jama’i akan sering kita jumpai pada suasana puasa di setiap Bulan suci ini. Dan pemandangan tersebut adalah manifestasi dari rangkaian silaturahim.Bagi Sang Pecinta Silat Negeri yang berhimpun di FP2STI Riau, momentum seperti ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat silaturahim sesama insan pecinta silat negeri dan terutama kepada masyarakat umum sebagai tempat pengembangan diri.

   Senin, 17 April 2023, Sang Hitam atau biasa dipanggil Sang Pecinta Silat Negeri melakukan langkah yang berbeda pada Ramadhan kali ini. Tidak ada lagi pembatas ruang yang membuat rupa dan rasa terhalang, tidak ada kursi sofa yang mengurangi diri menyapa. Semua berbaur dalam suasana nyata, menyatu dengan alam sore yang syahdu. Turun bersama-sama ke jalan; menegur, bercengkrama, bercerita, memberikan senyum sembari menghadiahkan beberapa Cup Es Tebu Lawang untuk mereka yang ditemui ataupun yang mendatangi. Ya … Sang Pecinta Silat Negeri-FP2STI Riau berbagi takjil untuk mereka yang ada disitu, terkhusus pengguna jalan dan masyarakat setempat yang berada di kawasan Rumbai, JL. Limbungan-Pekanbaru. Kita ingin menyapa secara langsung, mencoba memberikan warna pemahaman ke masyarakat bahwa para Sang Pecinta Silat Negeri, yang berbaju hitam-hitam bukanlah ‘ahli magic yang dijauhi’, tapi mereka adalah Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia, Silat milik negeri yang beretika dan berbudi, menjunjung pengetahuan dan mendalami Adab kesopanan’. Kata Sang Sekretaris Umum, Epiardi Anam disela-sela pemberian takjil kepada pengguna jalan disana. 

     Senada dengan penyampaian Ketua Umum FP2STI Riau, Toni Werdiasnyah, S.Si bahwa ifthor Jama’i kali ini dilakukan di jalan dan tempat usaha anggota dan tuan guru kita. ‘Kita ingin sampaikan bahwa Sang Pecinta Silat Negeri mempunyai kegiatan dan kesibukan yang beragam, ini adalah salah satu cara kita untuk menyokong dan memberikan semangat secara langsung’, tutup Sang Ketum. Suasana dalam pemberian Takjil berupa ES Tebu Lawang ini membuat masyarakat pengguna jalan sedikit terkejut, karena tidak menyangka mendapat Takjil gratis ES Tebu Lawang pada hari itu. Seperti seorang ibu, yang mengaku bernama Ratih, seorang pejalan kaki warga setempat. Ibu Ratih memang sudah berencana ingin membeli ES tebu lawang, ketika ES Tebu sudah dipegang dan ingin membuka dompet jepitnya, sang pecinta silat negeri mengatakan hari ini ES Tebunya gratis buk. Ibunya sedikit kaget dan tersenyum lebar, dan mengatakan terimakasih. Tapi si ibu berbisik lagi ke Sang pecinta bahwa masih ada 5 angggota keluarga dirumah (‘sambil tersenyum sipu’).

      Seorang bapak tua yang bersepeda diseberang jalan terlihat lama memandang ke arah pemberian takjil, ‘kami menghampirinya sembari membawakan 2 cup es tebu lawang’, kata salah seoarang sang pecinta. Setelah mendapatkan 2 cup es tebu lawang, bapak tersebut lama memegang salaman tangan, dengan suara serak dan berat mengatakan terima kasih banyak nak. Kegiatan ini diberi nama ‘Ifthor Jama’i on the Road’. Rangkaian acara dikondiskan semaksimal mungkin. Selepas pemberian takjil kepada pengguna jalan dan masyarakat setempat, dilanjutkan dengan buka puasa bersama ditempat yang terbuka juga, sholat maghrib berjamaah, dan diteruskan dengan diskusi ringan tentang perkembangan silat tradisional Indonesia-Riau

    Ifthor Jama’i ini tidak hanya dihadiri oleh sang pecinta silat negeri dari Kota Pekanbaru tapi ada juga dari luar kota, yakni Kabupaten Kuansing (Tuanku Romi Alfisah Putra, SE., Pendekar Malin Porang-Sentajo, Perguruan Silat Pendekar Bertuah) dan Kabupaten Kampar yang diwakili langsung oleh Tuan Guru Yance Panglimo Porang-Perguruan Silat Lintau IX Koto). Sedangkan dari Kota Pekanbaru sendiri didukung oleh: Tuan Guru Oyon Tuaku Paik- Silat Tua Langkah Harimau sebagi Tuan Rumah, Tuan Guru Syafrimen Tuanku Malin Mudo-Silat Cakak Ampek Harimu Putih, Tuanku Akhlakul Karim, MH-silat Pagar Nusa, Tuan Taufik Chandra mewakili sang pecinta, Tuan Guru M. Kadri Tuanku Pakiah Mudo-Silat Harimau Tuanku nanrenceh, Pendekar Desis Murni-Silat Harimau Kubung, Tuanku Jhoni GS-silat Ganggang Sapadi.

     Ucapan terima kasih kepada semua Tuan Guru dan Sang Pecinta Silat Negeri yang membantu terselenggaranya kegiatan ini, semoga semua yang telah dilakukan dibalas dengan kebajikan yang berlipat ganda dan diridhoi oleh Allah SWT tutup Pak Sekum yang ‘humble’ ini.


[Ikuti Merahputihterkini.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar