Daerah

Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Dispussip Rokan Hulu Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu dalam program pemberian penghargaan gerakan budaya gemar membaca guna meningkatkan literasi di Negeri Seribu Suluk. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (12/03/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi anak-anak dalam memahami dan menyampaikan kembali isi bacaan. Turut hadir mendampingi para camat beserta Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas kompetisi, panitia menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidang literasi dan pendidikan, yakni Asep Odang Kurnia, M.Pd, Nirma Herlina, M.Pd, dan Andrimar, M.Pd.

Sebanyak 16 peserta terbaik yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu tampil memukau dengan berbagai teknik bertutur, mulai dari penggunaan intonasi yang tepat hingga pemanfaatan alat peraga yang kreatif dan menarik.

Dalam arahannya, Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, mendorong anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuan literasi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah dalam menyalurkan potensi, bakat, serta membangun rasa percaya diri anak-anak di Rokan Hulu.

Ia menilai kemampuan bertutur perlu terus diasah karena merupakan bentuk komunikasi lisan yang tidak hanya melatih anak untuk berbicara, tetapi juga menyampaikan informasi, gagasan, dan pendapat secara terstruktur. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi masa depan yang kreatif dan kritis.

“Mungkin ini tahun kedua dilaksanakan lomba bertutur. Tahun lalu saya diajak oleh Kabid PAUD ke Kementerian Pendidikan untuk kegiatan anak PAUD. Saat itu saya melihat ada kategori kelas SD 1-3 dan 4-6. Kemampuan anak-anak di sana sangat luar biasa, terutama dalam bercerita dan mengaplikasikan media. Semakin banyak media yang digunakan, semakin menarik penampilannya, termasuk kostum yang disesuaikan dengan tema,” ungkapnya.

dr. Yeni berharap tahun ini Kabupaten Rokan Hulu kembali mampu meraih prestasi di tingkat kementerian. Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip yang telah memprakarsai kegiatan positif tersebut sebagai upaya membangun generasi masa depan yang berkualitas.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu, H. Ridarmanto, S.IP., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dalam membangun generasi literat melalui program pemberian penghargaan budaya gemar membaca yang disinergikan bersama Bunda Literasi se-Kabupaten Rokan Hulu.

“Tujuannya jelas, lebih dari sekadar panggung. Ini merupakan investasi masa depan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mahir dalam mengolah dan menyampaikan ide secara lisan sejak pendidikan dasar,” jelasnya.

Ridarmanto menjelaskan bahwa selama ini masyarakat sering memandang literasi hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis. Padahal, literasi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, serta menceritakan kembali informasi secara kritis, terstruktur, dan komunikatif.

“Lomba bertutur menjadi sangat relevan di era saat ini untuk melatih kemampuan anak-anak kita dalam menyampaikan informasi dengan cara yang ekspresif dan bermakna,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya lomba bertutur telah melalui tahapan seleksi di tingkat kecamatan yang dilaksanakan bersama Bunda Literasi Kecamatan. Para juara pertama tingkat kecamatan kemudian mewakili wilayah masing-masing pada lomba tingkat kabupaten tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Ridarmanto menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tujuan mulia yang sama, yakni memastikan anak-anak Rokan Hulu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan berkarakter kuat melalui budaya literasi.

“Kami sangat menyadari bahwa perjuangan membumikan budaya baca ini akan terasa jauh lebih ringan dan bermakna jika mendapat dukungan dan restu dari Bunda Literasi Kabupaten. Kehadiran Ibu di tengah-tengah kita hari ini menjadi energi tambahan yang luar biasa bagi anak-anak dan juga bagi kami di jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu,” pungkasnya.Dispusip Rohul Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Generasi Literat dan Kreatif

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu dalam program pemberian penghargaan gerakan budaya gemar membaca guna meningkatkan literasi di Negeri Seribu Suluk. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (12/03/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi anak-anak dalam memahami dan menyampaikan kembali isi bacaan. Turut hadir mendampingi para camat beserta Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas kompetisi, panitia menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidang literasi dan pendidikan, yakni Asep Odang Kurnia, M.Pd, Nirma Herlina, M.Pd, dan Andrimar, M.Pd.

Sebanyak 16 peserta terbaik yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu tampil memukau dengan berbagai teknik bertutur, mulai dari penggunaan intonasi yang tepat hingga pemanfaatan alat peraga yang kreatif dan menarik.

Dalam arahannya, Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, mendorong anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuan literasi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah dalam menyalurkan potensi, bakat, serta membangun rasa percaya diri anak-anak di Rokan Hulu.

Ia menilai kemampuan bertutur perlu terus diasah karena merupakan bentuk komunikasi lisan yang tidak hanya melatih anak untuk berbicara, tetapi juga menyampaikan informasi, gagasan, dan pendapat secara terstruktur. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi masa depan yang kreatif dan kritis.

“Mungkin ini tahun kedua dilaksanakan lomba bertutur. Tahun lalu saya diajak oleh Kabid PAUD ke Kementerian Pendidikan untuk kegiatan anak PAUD. Saat itu saya melihat ada kategori kelas SD 1-3 dan 4-6. Kemampuan anak-anak di sana sangat luar biasa, terutama dalam bercerita dan mengaplikasikan media. Semakin banyak media yang digunakan, semakin menarik penampilannya, termasuk kostum yang disesuaikan dengan tema,” ungkapnya.

dr. Yeni berharap tahun ini Kabupaten Rokan Hulu kembali mampu meraih prestasi di tingkat kementerian. Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip yang telah memprakarsai kegiatan positif tersebut sebagai upaya membangun generasi masa depan yang berkualitas.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu, H. Ridarmanto, S.IP., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dalam membangun generasi literat melalui program pemberian penghargaan budaya gemar membaca yang disinergikan bersama Bunda Literasi se-Kabupaten Rokan Hulu.

“Tujuannya jelas, lebih dari sekadar panggung. Ini merupakan investasi masa depan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mahir dalam mengolah dan menyampaikan ide secara lisan sejak pendidikan dasar,” jelasnya.

Ridarmanto menjelaskan bahwa selama ini masyarakat sering memandang literasi hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis. Padahal, literasi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, serta menceritakan kembali informasi secara kritis, terstruktur, dan komunikatif.

“Lomba bertutur menjadi sangat relevan di era saat ini untuk melatih kemampuan anak-anak kita dalam menyampaikan informasi dengan cara yang ekspresif dan bermakna,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya lomba bertutur telah melalui tahapan seleksi di tingkat kecamatan yang dilaksanakan bersama Bunda Literasi Kecamatan. Para juara pertama tingkat kecamatan kemudian mewakili wilayah masing-masing pada lomba tingkat kabupaten tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Ridarmanto menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tujuan mulia yang sama, yakni memastikan anak-anak Rokan Hulu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan berkarakter kuat melalui budaya literasi.

“Kami sangat menyadari bahwa perjuangan membumikan budaya baca ini akan terasa jauh lebih ringan dan bermakna jika mendapat dukungan dan restu dari Bunda Literasi Kabupaten. Kehadiran Ibu di tengah-tengah kita hari ini menjadi energi tambahan yang luar biasa bagi anak-anak dan juga bagi kami di jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu,” pungkasnya.


[Ikuti Merahputihterkini.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar