Terkait Kosongnya Minyakkita di Gudang, Kepala Bagian di Bolog Riau Memilih "Bungkam"
PEKANBARU – MERAHPUTIHTERKINI.COM - Teka-teki kekosongan stok minyak goreng bersubsidi Minyakita di tingkat distributor dan gudang Bulog wilayah Riau menjadi pertanyaan banyak pihak, pasalnya minyak Kita bisa di dapat di pasaran namun Gudang Bulog tempat penampungan Minyak dan bahan pokok Bersubsidi megalami kekosongan. hal ini menjadi kegelisahan masyarakat Riau dan menduga adanya permainan atau kongkalingkong oknum tertentu yang mencari keuntungan.
Demikian disampaikan Ketua Umum Koperasi KORWIL SPSI RIAU, Nila Oktaviani, S.E.,M.M kepada wartawan, Sabtu (23/5) di Pekanbaru, menurutnya, Minyak Kita subsidi di gudang Bulog wilayah Riau kosong melompong, sementara di pasaran ada beredar. hal ini menjadi pertanyaan masyarakat
kemana saja didistribusikan minyak subsidi tersebut.
"cukup aneh bagi kita, badan Bulog yang tugas mengumpulkan bahan sembako bersubsidi seperti minyak kita sampai kosong di gudang. sementara di pasaran ada beredar, ini ada apa ? dan kemana didistribusikan minyak subsidi itu,"kata Nila.
Ditempat yang sama, Sekretaris Satgasus KPK Tipikor, Artudianto, SHI mengatakan kekosongan sembako terkhusus minyakkita di wilayah Bulog Riau perlu pengusutan yang serius, selama ini Bulog Riau menyalurkan kepada mitra yang sudah bekerja sama yang ditunjuk seperti halnya
distributor khusus subsidi untuk disalurkan ke masyarakat, namun apakah penyaluran itu sudah benar atau ada indikasi permainan antar distributor.
"perlu kita curigai mengapa terjadi kekosongan di Bulog Riau secara menyeluruh sembako dan terkhusus minyak kita ini, kita akan mencari tahu apakah adanya permainan antar distributor dengan jual beli PO, dan segera akan kita ungkit dan lapor jika ada permainan nantinya."tegasnya.
Sementara itu, Kepala bagian Pendaftaran khusus kuota MinyakKita Bulog wilayah Riau, Rendra saat di konfimasi terkait kekosongan itu tidak memberikan komentar sedikitpun alias Bungkam, bahkan dirinya sebelumnya menanyakan konfirmasi apa, namun saat di jelaskan maksud konfirmasi tidak memberi jawaban.
"Sebelumnya dapat wa saya dari mana ya pak,"tanya Rendra kepada wartawan tanpa memberikan jawaban konfirmasi yang dmaksud sampai berita ini dinaikan.(red)



Tulis Komentar